• id
  • en

Open Greige

Membuka gulungan greige serta menyambungkan dengan gulungan yang lain sehingga menghasilkan panjang tertentu dalam 1 batch (satuan pencelupan). Biasanya 1 batch sama dengan 600yrd (10 s/d 12 gulung). Yang harus diperhatikan dalam proses ini diantaranya adalah kesamaan corak serta lebar greige serta kualitas sambungan harus rata dan rapi. Setelah itu dimasukkan ke dalam roda.

Washing

Setelah dilakukan pembukaan greige maka proses selanjutnya adalah proses pencucian (washing) yang bertujuan untuk menghilangkan kanji, lemak serta kotoran yang melekat pada kain. Yang harus diperhatikan adalah penanganan kain dalam proses ini harus disesuaikan dengan karakteristiknya agar proses dapat menghasilkan kain yang benar benar bersih sehingga siap untuk proses selanjutnya.

Drying

Kain yang masih basah setelah proses washing harus dikeringkan di dalam mesin drying untuk mendapatkan kain yang benar-benar kering sehingga berat kain dapat diketahui secara tepat dan akurat. Pengukuran berat ini dimaksudkan untuk dapat menentukan berat chemical ataupun dyestuff yang harus digunakan.

Dyeing

Adalah proses pencelupan atau pewarnaan sesuai dengan target warna yang diinginkan. Masing-masing warna akan menentukan apa saja zat warna atau chemical yang akan digunakan serta komposisinya masing-masing, selain itu yang ikut mempengaruhi adalah SPC (Standard Process Condition) yang meliputi besaran temperature, waktu serta parameter lainnya.

Middle Inspect

Proses pemeriksaan kain hasil celup, meliputi kesesuaian warna Serta parameter fisik kain yang lain, tujuan pemeriksaan ini adalah untuk memastikan kain hasil celup apakah dapat dilakukan proses lanjut atau harus diperbaiki terlebih dahulu, permasalahannya yang diketahui lebih awal tentu akan mengurangi cost akibat kesalahan tersebut.

Resin Finish

Memberikan efek pegangan atau handfeel sesuai yang diharapkan (lembut, keras, kering, bulky dll)serta mempunyai fungsi tambahan seperti anti air, anti bakteri quick absorber, fire retardant, aroma terapy, Teflon dll.

Final Setting

Proses curing atau pemantapan dengan dilakukan proses pemanasan tinggi sehingga karakteristik kain yang meliputi dimesi, density serta karakteristik lain yang dikerjakan diproses sebelumnya menjadi perkamen.

Final Inspecting

Proses pemeriksaan kualitas akhir produk yang meliputi QC Lab untuk beberapa parameter antara lain fastness, kekuatan tarik, slippage, density, shrinkage dll, kualitas disik seperti neps, crease mark, creasing, flek, bowing, skewing dll, serta kualitas warna dan handfeel.